Langsung ke konten utama

Postingan

Kebahagiaan Sesungguhnya

Ketika kita memakai jam tangan yang seharga 50 ribu atau 5 juta, Kedua jam tangan itu menunjukan waktu yang sama. Disaat kita memakai tas yang seharga 100 ribu atau 10 juta, fungsi tas tersebut sama-sama untuk menaruh benda-benda berharga kita. Disaat kita terbang dengan first class atau ekonomi class, resiko yang kita hadapin sama saat kita berada di dalam pesawat. Kebahagian yang sejati bukan datang dari harta duniawi tetapi ketika kita memiliki orang Tua, sahabat, kakak, adik, teman dekat. Ketika kita bisa bercerita tentang segala hal, berbagi suka & duka. Itulah kebahagian sesungguhnya Life is between  'B' birth ( Lahir ) & 'D' Death ( Mati ) diantara nya adalah 'C' Choice ( pilihan ) hidup yang kita jalanin. Keberhasilannya ditentukan oleh setiap pilihan kita. Tertawa & tersenyumlah bersama keluarga & teman2 terbaik, Ikhlas, Positif thinking & bersahabat dengan diri sendiri. Kata-kata bijak " Makan makananamu lah sebaga...
Postingan terbaru

JANGAN BAPER !

Ukhti, Bila ada ikhwan yang bersikap baik padamu, terjemahkan itu sebagai hal yang ilmiah. Sebab sudah naluri laki-laki bersikap baik pada perempuan. Bila bukumu jatuh dan dia ambilkan, itu normal. Tidak ada yang spesial. (Jangan baper) Bila kamu bertemu di jalan dan dia mengucapkan salam, bukan berarti dia tertarik, dia sedang menjalankan sunnah. Bila di antara teman-temanmu hanya kamu yang disapa, jangan baper, bisa saja kebetulan dia hanya ingat namamu. Kebetulan. (Jangan baper) Bila suatu saat dia membalas chatmu memakai emot, bukan berarti dia ada rasa, bisa saja sebagai pencair suasana pertemanan. Cukup itu saja. (Jangan baper) Pada dasarnya rasa kecewa itu karena diciptakan sendiri, dimunculkan sendiri karena keliru dalam menanggapi sikap lawan jenis. Sudah sifat asli perempuan mudah terbawa perasaan, oleh karena itu: Akhi, Bila ada perempuan yang sedang bersedih, jangan kamu datang sendiri menghibur, biarkan teman perempuannya yang mendatangi. (Jangan biarkan dia b...

Apa Tujuan Hidup Kita ?

Apakah kita akan menggores sejarah yang mengesankan, Atau justru menghinakan. Apakah kita akan menjadi pribadi yang orang senang, Atau justru menjadi pribadi yang dibenci orang. Apakah kita akan menjadi seseorang yang banyak memberi manfaat, Atau justru menjadi orang yang pro pada maksiat. Apakah kita akan menjadi seseorang yang sering menyakiti, Atau justru menjadi orang yang ikhlas mengobati. Semua kembali pada pilihan masing-masing. Akankah menciptakan sejarah yang baik, Atau justru mencetak sejarah yang tak pernah mau orang lirik. Karena sejatinya setiap kita Allah berikan kebebasan. Dan atas pilihan kitalah, kelak akan dimintai pertanggung jawaban. Jika semua orang baik, maka tidaklah ada tantangan yang bisa di pecahkan, serasa hambar karena tak ada ujian. Jika semua orang buruk, dimungkinkan dunia ini takkan bertahan lama, karena dunia akan lelah menanggung orang-orang yang terus berbuat kerusakan. Maka, berhati-hatilah dalam melangkah, waspadalah dengan musuh yang nya...

Mangkuk yang cantik, Madu dan Sehelai Rambut

Rasulullah SAW, dengan sahabat-sahabatnya Abu bakar r.a., Umar r.a., Utsman r.a., dan 'Ali r.a., bertamu ke rumah Ali r.a. Di rumah Ali r.a. istrinya Sayidatina Fathimah r.ha. putri Rasulullah SAW menghidangkan untuk mereka madu yang diletakkan di dalam sebuah mangkuk yang cantik, dan ketika semangkuk madu itu dihidangkan sehelai rambut terikut di dalam mangkuk itu. Baginda Rasulullah SAW kemudian meminta kesemua sahabatnya untuk membuat suatu perbandingan terhadap ketiga benda tersebut (Mangkuk yang cantik, madu, dan sehelai rambut). Abubakar r.a. berkata, ”iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang beriman itu lebih manis dari madu, dan mempertahankan iman itu lebih susah dari meniti sehelai rambut”. Umar r.a. berkata, ”kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, seorang raja itu lebih manis dari madu, dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut”. Utsman r.a. berkata, ”ilmu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini,...

10 Wasiat Nabi kepada Fatimah

” Diriwayatkan dari Abi Hurairah ra, sesungguhnya dia berkata: Pada suatu hari Rasulullah saw datang kepada puterinya, Fathimatuz Zahra’. Beliau dapati Fathimah sedang menumbuk gandum di atas lumping (batu/kayu penggiling), sambil menangis. Kemudian Rasul berkata kepadanya:  “Apakah yang membuatmu menangis wahai Fathimah? Allah tiada membuat matamu menangis. “ Fathimah kemudian menjawab:  ” Wahai ayahanda, aku menangis karena batu penggiling ini dan kesibukanku dalam rumah”. Kemudian Nabi duduk di sampingnya. Dan Fathimah berkata lagi: “Wahai ayahanda, atas keutamaan engkau, mintalah kepada Ali agar dia membelikan bujang untukku supaya dapat membantuku menumbuk gandum dan menyelesaikan urusan rumah. Kemudian Nabi berkata kepada puterinya, “Kalau Allah menghendaki wahai Fathimah, tentu lumpang itu akan menggilingkan gandum untukmu. Akan tetapi Allah menghendaki agar ditulis beberapa kebaikan untukmu, menghapuskan keburukan-keburukan serta hend...

Doa yang sampai ke langit

Mungkin kita sering mengira sukses yang kita dapatkan saat ini adalah atas kerja keras dan usaha diri sendiri Sungguh, dibalik kesuksesan yang kita raih saat ini ada campur tangan orangtua didalam nya Sekali-kali, lihatlah ayah kita Lihatlah tubuh kurusnya Tubuh yang sudah tidak muda lagi Ia rela kerja kesana sini untuk kita Untuk kelangsungan hidup keluarganya Pergi pagi pulang petang Seperti itulah keseharian yang ia lalui Dan sekali-kali lihatlah ibu kita Lihatlah matanya Usia yang tak lagi muda Bahkan terkadang batuk pun menjangkiti kesehatannya Namun, ia tak pernah menghiraukan nya Dia rela bangun pagi-pagi untuk menyiapkan sarapan pagi untuk kita Seolah-olah rasa ngantuk dia kesampingkan Hanya untuk siapa? Untuk kita Dan siapa orang yang selalu ada disamping kita disaat kita sakit Dia adalah ibu kita Dia yang setia menemani dan merawat kita dengan sabarnya Seolah-olah rasa lelah tak lagi dia rasakan Mereka berdualah yang se...

Khadijah

Maka Allah muliakan Khadijah dengan sebuah rumah di surga. Yang di dalamnya tidak ada kesulitan. Untuk para perempuan jadilah Khadijah. Yang tidak pernah menyulitkan suaminya. Jangan keluarkan ucapan-ucapan buruk. Maka benar-benar kamu menjadi Khadijah. Salah satu keutamaan Khadijah, dia perempuan yang hidup tanpa mengeluh, apapun kondisinya. Dia perempuan yang punya kekuatan untuk tidak mengeluh. Karena hanya kepada Allah lah dia utarakan semuanya. Pelajaran terpenting adalah khadijah diberikan rumah dari mutiara yang di dalamnya tidak ada keributan. karena Khadijah tidak pernah membuat keributan. Khadijah diberikan rumah yg di dalamnya tidak ada kelelahan. Kerena Khadijah tidak pernah membuat suaminya lelah. Justru khadijah selalu memberikan kekuatan. Khadijah aina mitslu Khadijah? Kata Rasul di mana ada perempuan seperti Khadijah? Dia yg selalu mendukungku ketika semua menyakitiku. Dia berikan rasa yg membuatku berharga. Aku dicintai... ...