Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Kebahagiaan Sesungguhnya

Ketika kita memakai jam tangan yang seharga 50 ribu atau 5 juta, Kedua jam tangan itu menunjukan waktu yang sama. Disaat kita memakai tas yang seharga 100 ribu atau 10 juta, fungsi tas tersebut sama-sama untuk menaruh benda-benda berharga kita. Disaat kita terbang dengan first class atau ekonomi class, resiko yang kita hadapin sama saat kita berada di dalam pesawat. Kebahagian yang sejati bukan datang dari harta duniawi tetapi ketika kita memiliki orang Tua, sahabat, kakak, adik, teman dekat. Ketika kita bisa bercerita tentang segala hal, berbagi suka & duka. Itulah kebahagian sesungguhnya Life is between  'B' birth ( Lahir ) & 'D' Death ( Mati ) diantara nya adalah 'C' Choice ( pilihan ) hidup yang kita jalanin. Keberhasilannya ditentukan oleh setiap pilihan kita. Tertawa & tersenyumlah bersama keluarga & teman2 terbaik, Ikhlas, Positif thinking & bersahabat dengan diri sendiri. Kata-kata bijak " Makan makananamu lah sebaga...

JANGAN BAPER !

Ukhti, Bila ada ikhwan yang bersikap baik padamu, terjemahkan itu sebagai hal yang ilmiah. Sebab sudah naluri laki-laki bersikap baik pada perempuan. Bila bukumu jatuh dan dia ambilkan, itu normal. Tidak ada yang spesial. (Jangan baper) Bila kamu bertemu di jalan dan dia mengucapkan salam, bukan berarti dia tertarik, dia sedang menjalankan sunnah. Bila di antara teman-temanmu hanya kamu yang disapa, jangan baper, bisa saja kebetulan dia hanya ingat namamu. Kebetulan. (Jangan baper) Bila suatu saat dia membalas chatmu memakai emot, bukan berarti dia ada rasa, bisa saja sebagai pencair suasana pertemanan. Cukup itu saja. (Jangan baper) Pada dasarnya rasa kecewa itu karena diciptakan sendiri, dimunculkan sendiri karena keliru dalam menanggapi sikap lawan jenis. Sudah sifat asli perempuan mudah terbawa perasaan, oleh karena itu: Akhi, Bila ada perempuan yang sedang bersedih, jangan kamu datang sendiri menghibur, biarkan teman perempuannya yang mendatangi. (Jangan biarkan dia b...

Apa Tujuan Hidup Kita ?

Apakah kita akan menggores sejarah yang mengesankan, Atau justru menghinakan. Apakah kita akan menjadi pribadi yang orang senang, Atau justru menjadi pribadi yang dibenci orang. Apakah kita akan menjadi seseorang yang banyak memberi manfaat, Atau justru menjadi orang yang pro pada maksiat. Apakah kita akan menjadi seseorang yang sering menyakiti, Atau justru menjadi orang yang ikhlas mengobati. Semua kembali pada pilihan masing-masing. Akankah menciptakan sejarah yang baik, Atau justru mencetak sejarah yang tak pernah mau orang lirik. Karena sejatinya setiap kita Allah berikan kebebasan. Dan atas pilihan kitalah, kelak akan dimintai pertanggung jawaban. Jika semua orang baik, maka tidaklah ada tantangan yang bisa di pecahkan, serasa hambar karena tak ada ujian. Jika semua orang buruk, dimungkinkan dunia ini takkan bertahan lama, karena dunia akan lelah menanggung orang-orang yang terus berbuat kerusakan. Maka, berhati-hatilah dalam melangkah, waspadalah dengan musuh yang nya...