DITAKDIRKAN MENJADI ANAK PEREMPUAN MEMBUATKU HARUS BERFIKIR LEBIH CERDAS
Bagaimana caranya agar aku tidak menjadi beban bagi mereka?
Bagaimana caranya agar kelak aku tidak menjadikan mereka ahli neraka?
Sebab bisa saja amal ibadah mereka harus menghilang sia-sia karena kebodohan ku saat menjebloskan mereka masuk kedalam neraka.
Betapa beruntung nya aku terlahir sebagai perempuan.
Saat masih sendiri, ditanggung ayah dan saudara laki-laki.
Saat sudah menikah, ditanggung oleh suami.
Aku dicinta, tetapi balasannya dengan menjebloskan mereka kedalaman neraka? Ya Allah, kenapa aku begitu kejam?
Ya Allah,
Ayah, maafkan putrimu yang tak tau diri ini.
Abang, maafkan adikmu yang ceroboh ini.
Adik, maafkan kakakmu yang bodoh ini.
Kini, aku haruslah sadar.
Betapa selangkah saja perempuan keluar tanpa menutup aurat nya dan dilihat oleh yang bukan mahram, selangkah pula perempuan telah menyeret ayahnya menuju neraka.
Sejahat itukah aku?
Dimana hati nuraniku, jika aku masih saja menganggap sepele masalah berjilbab, setega itukah aku pada ayahku dan pada saudara laki-laki ku?
Hati kecilku bertanya
Renungkan!
Komentar
Posting Komentar